MANUAL INSTALASI JOOMLA

1. Donwload Joomla di www.joomla.org
2. Upload File Joomla di Folder Public_html/namafolder = ex : public_html/joomla , untuk linknya http://namadomain/joomla << akan terbaca ini
3. Extrax File Joomla ( ZIP FOLDER )
4. Sebelum melakukan Instalasi sebaiknya buat dulu database
Deafult database misalnya :
namadomain_databasename
namadomain_databaseusername
Password
5. Setelah membuat database kamu bisa melakukan instalasi
ex : www.namadomain.com/joomla/installation
6. Ikutin Petunjuknya, apabila server hosting kamu support Chmod nya dia tidak akan ada Warna Merah pada beebrapa folder tertentu didalam Folder JOOMLA, apa bila ada tanda merah coba kamu ke dalam folder joomla tersebut dan rubah CHMOD ke 777
biasanya fodler yang dirubah diataranya : component,Module,Admin,Image dll
7. Setelah semua selesai klik NExt dan isikan database kamu dan klik Next
8. Dihalaman berikutnya masukkan Nama username dan password untuk login ke administration panel kamu.
9. Dihalaman Berikutnya Masukan Nama site kamu EX : Diskusi web hosting Indonesia.
10.dan Instalsi selesai. Hapus dulu FOlder Installation atau INstall di dalam folder JOOMLA kamu
11.sekarang kamu bisa masuk ke admin dengan password dan username yang telah kamu buat.

Ditulis dalam Ketiga. Leave a Comment »

Membangun Database-Terutama Situs Menggunakan PHP dan MySQL

by Kevin Yank of SitePoint.com oleh Kevin Yank dari SitePoint.com

On the Web today, content is king. Di web ini, konten adalah raja. After you’ve mastered HTML and learned a few neat tricks in JavaScript and Dynamic HTML, you can probably build a pretty impressive-looking Web site design. Setelah dikuasai HTML dan belajar beberapa trik rapi dalam JavaScript dan Dynamic HTML, Anda mungkin dapat membangun pretty impresif-cari desain situs Web. But then comes the time to fill that fancy page layout with some real information. Tetapi kemudian tiba saatnya untuk mengisi halaman yang fancy dengan susunan beberapa informasi real. Any site that successfully attracts repeat visitors has to have fresh and constantly updated content. Setiap situs yang berhasil menarik pengunjung harus mengulang ada segar dan terus diperbarui konten. In the world of traditional site building, that means HTML files–and lots of ‘em. Dalam dunia tradisional situs bangunan, itu artinya file HTML – dan banyak ‘em.

The problem is that, more often than not, the people providing the content for a site are not the same people handling its design. Masalahnya adalah bahwa, lebih sering daripada tidak, orang-orang yang menyediakan konten untuk situs yang tidak sama orang-orang yang menangani desain. Oftentimes, the content provider doesn’t even know HTML. Sering kali, konten selular bahkan tidak mengetahui HTML. How, then, is the content to get from the provider onto the Web site? Bagaimana, kemudian, adalah untuk mendapatkan konten dari selular ke situs Web? Not every company can afford to staff a full-time Webmaster, and most Webmasters have better things to do than copying Word files into HTML templates anyway. Setiap perusahaan tidak mampu untuk staf penuh-waktu Webmaster, dan sebagian besar telah Webmaster untuk melakukan hal-hal yang lebih baik daripada menyalin Word file HTML ke dalam template anyway.

Maintenance of a content-driven site can be a real pain, too. Pemeliharaan dari konten situs-driven dapat menjadi nyata sakit juga. Many sites (perhaps yours?) feel locked into a dry, outdated design because rewriting those hundreds of HTML files to reflect a new design would take forever. Banyak situs (mungkin Anda?) Merasa terkunci menjadi kering, desain lama karena mereka perlu menulis ulang ratusan file HTML untuk mencerminkan sebuah desain baru akan berlangsung selamanya. Server-side includes (SSI’s) can help alleviate the burden a little, but you still end up with hundreds of files that need to be maintained should you wish to make a fundamental change to your site. Server-side termasuk (SSI’s) dapat membantu meringankan beban sedikit, tetapi Anda masih berakhir dengan ratusan file yang harus dipertahankan sebaiknya Anda ingin membuat perubahan mendasar ke situs Anda.

The solution to these headaches is database-driven site design. Solusi untuk sakit kepala ini adalah database-driven desain situs. By achieving complete separation between your site’s design and the content you are looking to present, you can work with each without disturbing the other. Lengkap dengan cara mencapai pemisahan antara desain situs dan konten yang Anda inginkan untuk hadir, Anda dapat bekerja dengan masing-masing tanpa yang lain. Instead of writing an HTML file for every page of your site, you only need to write a page for each kind of information you want to be able to present. Alih-alih menulis sebuah file HTML untuk setiap halaman situs Anda, Anda hanya perlu menulis satu halaman untuk setiap jenis informasi yang akan dapat hadir. Instead of endlessly pasting new content into your tired page layouts, create a simple content management system that allows the writers to post new content themselves without a lick of HTML! Alih-alih endlessly paste konten baru ke dalam halaman layout lelah, membuat sistem manajemen konten yang sederhana yang memungkinkan penulis untuk memposting konten baru sendiri tanpa menjilat HTML!

In this 10-part weekly series of articles, I’ll provide a hands-on look at what’s involved in building a database-driven Web site. Dalam hal ini 10-bagian rangkaian artikel mingguan, saya akan memberikan pada tangan-lihat apa yang terlibat dalam membangun database-driven Web site. We’ll be using two new tools for this: the PHP scripting language and the MySQL relational database. Kami akan menggunakan dua alat baru untuk hal ini: bahasa scripting yang PHP dan MySQL database penghubung. If your Web host provides PHP/MySQL support, you’re in great shape. Jika Anda Web host menyediakan PHP / MySQL dengan dukungan Anda dalam bentuk besar. If not, we’ll be looking at the set-up procedures under Unix and Windows, so don’t sweat it. Jika tidak, kami akan melihat set-up prosedur di bawah Unix dan Windows, so don’t sweat it.

These articles are aimed at intermediate or advanced Web designers looking to make the leap into server-side programming. Artikel ini ditujukan untuk intermediate atau lanjutan cari desainer Web untuk membuat lompatan ke server-side programming. You’ll be expected to be comfortable with HTML, as I’ll be making use of it without explanation. Anda akan diharapkan untuk menjadi nyaman dengan HTML, karena akan membuat penggunaan tanpa penjelasan. A teensy bit of JavaScript may serve us well at some point, but I’ll be sure to keep it simple for the uninitiated. J amat sedikit JavaScript Mei melayani kami dengan baik di beberapa titik, tapi saya akan lupa untuk menjaga hal sederhana untuk uninitiated.

By the end of this series, you can expect to have a grasp of what’s involved in setting up and building a database-driven Web site. Hingga akhir seri ini, Anda dapat mengharapkan untuk memiliki pegang dari apa yang terlibat dalam menyiapkan dan membangun sebuah database-driven Web site. If you follow along with the examples, you’ll also learn the basics of PHP (a server-side scripting language that allows you to do a lot more than access a database easily) and Structured Query Language (SQL — the standard language for interacting with relational databases). Jika anda mengikuti bersama-sama dengan contoh, Anda juga akan mempelajari dasar-dasar PHP (server-side scripting language yang memungkinkan Anda untuk melakukan lebih banyak dibandingkan dengan mudah mengakses data) dan Structured Query Language (SQL – standar bahasa interaksi berhubungan dengan database). Most importantly, you’ll come away with everything you need to get started on your very own database-driven site in no time! Yang terpenting, Anda akan datang pergi dengan semua yang anda butuhkan untuk memulai Anda sendiri database situs-driven dalam waktu!

* Part 1: Installation Bagian 1: Instalasi
* Part 2: Getting Started with MySQL Bagian 2: Mulai dengan MySQL
* Part 3: Getting Started with PHP Bagian 3: Mulai dengan PHP
* Part 4: Using PHP to access a MySQL database Bagian 4: Menggunakan PHP untuk mengakses database MySQL
o Challenge Solution Solusi tantangan

Parts 5-10 are only available in print from SitePoint.com . Bagian 5-10 hanya tersedia dalam mencetak dari SitePoint.com.

* Part 5: Relational Database Design Bagian 5: Relational Database Design
* Part 6: A Content Management System Bagian 6: Content Management System
* Part 7: Content Formatting and Submission Bagian 7: Konten dan Memformat Submission
* Part 8: MySQL Administration Bagian 8: Administrasi MySQL
* Part 9: Advanced SQL Bagian 9: Advanced SQL
* Part 10: Advanced PHP Bagian 10: Tingkat lanjut PHP

Ditulis dalam Ketiga. Leave a Comment »

php & mysql

Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba melakukan operasi – operasi dasar pada PHP MySQL.
1. Membuat koneksi

Penjelasan Script:
a. mysql_connect
digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL. Data mengenai hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah diwakilkan oleh variabel $hostmysql, $username, $password. Penulisannya akan sama dengan:
mysql_connect(”localhost”,”username”,”password”);
b. mysql_select_db
untuk memilih database yang akan digunakan.
c. if (!$conn) die (”Koneksi gagal”);
jika koneksi gagal dibuat (!$conn), maka akan muncul pesan kesalahan

Setiap operasi PHP yang berhubungan dengan MySQL, akan membutuhkan sintaks diatas. agar lebih mudah, lebih baik disimpan terlebih dahulu dengan nama konfig.php. Jika sintaks tersebut dibutuhkan lagi, maka kita melakukan include terhadap file konfig.php tersebut.

2. Membuat tabel pada MySQL

Penjelasan script:
1. include (”konfig.php”);
perintah include digunakan untuk mengikut sertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah file konfig.php).
2. mysql_query
format umum dari perintah ini adalah mysql_query(string dari query).
mysql_query akan sering dijumpai pada artikel kali ini.

3. Memasukkan data pada tabel

4 . Menampilkan data dari tabel
<?php
include (”konfig.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result)){
echo “Jumlah data: $numrows
”;
echo “Nama Depan: $row[namadpn]
”;
echo “Nama Belakang: $row[namablkg]
”;
echo “Negara: $row[negara]“;
} ?>

Penjelasan script:
1. mysql_num_rows
digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query (mysql_query).
2. while ( ) {
}
digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada. (dalam contoh diatas: akan menampilkan semua isi dari table).
3. mysql_fetch_array
menampilkan data dari tabel dalam bentuk array

Untuk penggunaan lainnya (hapus, update, dsb) yang berubah hanya string query-nya saja.

sumber : www.rumah web.com

Ditulis dalam Ketiga. Leave a Comment »

Perintah shell Linux

Berikut ini adalah perintah-perintah yang terdapat pada shell Linux:

* alias
* bg
* bind
* break
* builtin
* caller
* case
* cd
* command
* compgen
* complete
* continue
* declare
* dirs
* disown
* echo
* enable
* eval
* exec
* file
* export
* false
* fc
* function
* hash
* history
* or
* then
* jobs
* read
* pwd
* logout
* return
* shift
* set
* source
* suspend
* select

Dasar Command Shell Di Linux PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh suba
Friday, 21 December 2007
Untuk mengerti dan memahami linux ada baiknya hal awal yang mesti dipahami dan dimengerti adalah command shell di dalam linux sebab hampir semua pekerjaan didalam linux di eksekusi melalui command shell

dibawah ini adalah command shell yang wajib untuk diketahui dan pada umumnya digunakan :

ls : seperti command dir di cmdnya windows, buat menampilkan list directory dan file opsi-opsinya :

-R Menampilkan list sampai ke subdirectory dari direktori kita sekarang
-l list secara long mode, menampilkan permission serta nama user pemilik file or directory
-a list file-file hidden n non hidden

pwd : mengetahui directory sekarang tempat kita berada

whereis : mencari lokasi file sama halnya dengan menggunakan perintah locate

cp : untuk mengcopy file dan bila untuk mengcopy directory menggunakan opsi -r

mv : untuk merename atau memindahkan file atau directory

rm : menghapus file or directory,biasanya dengan opsi -rf (recursif n force)

cd : untuk change directory

more : untuk melihat perhalaman

who / w / finger : untuk mengetahui user yang sedang aktif

passwd : untuk ganti password user anda

su : untuk menjadi user root atau user lain

wc : menghitung banyak byte,baris,huruf,kalimat

kill : untuk menghentikan sebuah proses

ps : untuk melihat proses yang sedang berjalan

chmod : untuk mengubah permission suatu file atau directory

chown : untuk mengubah kepemilikan suatu file atau directory

chgrp : untuk mengubah group suatu file atau user

at / cron : untuk schedulling

tar : untuk mengekstrak file ter compres

rpm : untuk menginstall file rpm

chkconfig : melihat,menambah,menghapus program yang berjalan pada waktu start up

lsmod : melihat modul-modul yang ada

rmmod : menghapus modul-modul yang ada

ldconfig : meload configurasi

sudo : melakukan perintah dengan priveleges root

mungkin itu beberapa perintah dasar linux yang dapat kami tuliskan disini, tinggal kreatifitas dan kemauan untuk melakukan explorasi, experimen dan riset yang mendalam terhadap linux, dan untuk mengetahui lebih banyak tentang perintah di command shell itu tinggal menggunakan ” –h ” atau ” -? ” contoh : ” tar –h ” (perintah itu dijalankan tanpa tanda kutip)

beda dual core=core 2 duo

beda Dual core=core 2 duo
Dual Core merupakan sebuah prosesor memiliki 2 inti di dalam satu chip. Sedangkan Core Duo adalah merek dagang dari Intel untuk produknya yang berteknologi teknologi Dual Core. Jika Core 2 Duo merupakan merek dagang intel juga untuk prosesor Dual Core Intel terbaru yang merupakan kelanjutan dari Core Duo

AMD juga mengeluarkan teknologi Dual Core, yaitu X2. Untuk kecepatanya, Core 2 Duo yang jenis menengah dibanding dengan AMD Dual Core yang paling cepat, masih lebih bagus.
1. Dual core
Dual core prosesor yang mempunyai dua inti. Setiap procie tu ada inti procienya,sering disebut dgn sebutan core.Jd sebenarnya procie yg kita bayangkan itu intinya tidak sebesar yg kita bayangkan. Paling hanya sebesar biji asem. Nah,jika inti dari procie itu ada dua,maka procie tsb bisa disebut sbg procie dual core. Tidak memandang bahwa itu buatan intel ato AMD. Sering kali ini disalah artikan dengan procie Pentium Dual Core dari Intel.
Contoh dari procie dual core adalah Pentium D (model 6xx,8xx,9xx),Pentium Dual Core (model E2xxx),Core Duo,dan Core2Duo untuk Intel
Athlon 64 X2,Athlon 64 FX60-64 untuk AMD

Pentium Dual Core
Ini procie yg dibuat oleh intel Juni 2007 kemarin. Procie ini mempunyai arsitektur yang sama dengan Core2Duo E4xxx,hanya saja L2 cachenya dipotong 1/2 menjadi hanya 1 MB saja. Sebenarnya procie ini digunakan untuk melawan Athlon 64 X2. Hanya saja krn pada procie Intel pemotongan cache itu sangat berpengaruh,akhirnya secara default procie ini masih dilibas oleh Athlon 64 X2. Satu hal yg sangat menarik dari procie ini adalah bahwa procie ini sangat mudah untuk di overlock walaupun harus membutuhkan mobo dan RAM yg lumayan mahal.
Contoh: Intel Pentium Dual Core E2140,2160,2180

Core 2 Duo
Procie ini sudah berarsitektur Core. Sama spt E2xxx. Untuk seri E4xxx cachenya sebesar 2 MB. Sedangkan E6xxx sebesar 4 MB. Core yg digunakan biasanya adalah Conroe yg seharusnya mempunyai cache 4 MB. Jd Core2Duo yg “asli” adalah Core2Duo E6xxx. Kinerjanya sangat baik.Clock Speed 1,8 GHz dr procie ini sanggup mengalahkan Pentium D 3 GHz dgn mudah. Procie ini juga mempunyai kelebihan yg sama dgn saudaranya yaitu gampang banget dioverclock. Jangan heran procie ini bisa ditarik sampe 3 GHz ke atas dgn gampang.
Contoh: E4300,E4500,E6600,dsb
C. beda intel=AMD
Beberapa perbedaan AMD dan Intel:
1. Set instruksi pada Intel adalah MMX, SSE,SSE2, dan SSE3, tetapi pada AMD SSE2 dan 3DNow. Tetapi dari sekian banyak
istruksi yang dipakai oleh intel sebetulnya telah ada dalam 3DNow-nya AMD yang tidak dimiliki oleh Intel.
2. L1 pada Intel maksimal 32K, sedang pada AMD adalah 128K. Bedasarkan beberapa test AMD dengan L1 128K lebih
unggul dibanding dengan Intel.
3. Temperatur pada Intel dapat diatur oleh
processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas), pada AMD64 temperatur maksimum adalah 900C. Teknologi Intel lebih unggul dibanding AMD.
4. Banyak transistor pada Intel 100 milyar sedang AMD 105 milyar. (versi Intel P4 & AMD K8)
5. Banyaknya Decoder, Integer, FP pada intel lebih sedikit dibanding AMD yang secara signifikan perbedaan tersebut meningkatan
kinerja dari AMD.
6. AMD lebih unggul dalam pengolahan komunikasi aplikasi, seperti transfer data pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly
Digital Suround Sound.
7. Pipeline pada intel lebih panjang dibanding dengan AMD, tetapi pipeline Intel bermasalah pada pertukaran tugas, sehingga
pipeline intel kecepatannya melambat berada dibawah AMD.
8. dst boleh ditambahin gan,.. buat masukan juga
D. Bios
BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut “IBMBIO.COM” (IBM PC-DOS) atau “IO.SYS” (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai “kehidupan” dalam tulisan Yunani (Βίος).

Ditulis dalam Pertama. Leave a Comment »

database server

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Server basis data adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan pengelolaan basis data dan melayani komputer atau program aplikasi basis data yang menggunakan model klien/server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer (umumnya merupakan server) yang didedikasikan untuk menjalankan program yang bersangkutan. Sistem manajemen basis data (SMBD) pada umumnya menyediakan fungsi-fungsi server basis data, dan beberapa SMBD (seperti halnya MySQL atau Microsoft SQL Server) sangat bergantung kepada model klien-server untuk mengakses basis datanya.

server web

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Server web adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Server web yang terkenal diantaranya adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS). Apache merupakan server web antar-platform, sedangkan IIS hanya dapat beroperasi di sistem operasi Windows.

Server web juga dapat berarti komputer yang berfungsi seperti definisi di atas.

dreamweaver

html

(Hyper Text Markup Languange)/ HTML adalah bahasa pengkodeaan untuk menghasilkan dokumen-dokumen hypertext, atau sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.

Ditulis dalam html. Leave a Comment »